Sebagai orang muslim mesti menjalankan perintah Allah SWT. Terkadang jagoan papah, bangun jam 3 pagi, 4 pagi, kadang jam 5 pagi. Karena haus, dengan suara menangis kecil, dan gelisah bolak balikkan badannya, kekiri kekana.
Dengan sigap, mamah Ghibran pun langsung membuat susu untuk mimik(minum) pujaan hati, sang jagoan M. Ghibran.
Terkadang Ghibran langsung tidur kembali, setelah mimik susu. Terkadang bermain sebentar dengan ngoceh-ngoceh(sepatah dua kata, yang biasa dikeluarkan anak kecil).
Karena hari ini cuaca dingin, mendung dan sedikit gerinis kecil, hingga udara pun serasa sejuk. Jagoan papah pun bangun agak telat, sampai jam 9,cuaca masih gerimis.
Bangun jam tujuh kurang lima belas, jagoan papah mengangkat kedua tangannya, mengisaratkan bahwa ia ingin di gendong, saya langsung menggendongnya dengan senang ia menghentakkan kakinya keperut papahnya, seakan ia ingin sekali mengajak jalan pagi.
Cuaca yang masih gerimis, sambil menggendong saya menghampiri jendela yang sudah terbuka kordennya, terlihat air yang turun jagoan papah menempelkan tangannya kekaca jendela seprti ngin menyentuh air hujan.
Dengn wajah yang penuh tanya, dengan lamun yang bertanya,
Saya bilang, "hujan nak". Itu air hujan, "hu... Jan.... "dengan senyum sambil separuh tertawa, jagoan papah menggit jarinya, seakan mengerti yang papah ucapkan.
Karen tidak bisa jalan pagi, becanda ria di ruang tamu sambil selpi, karena mamahnya, istri tercinta saya sibuk di belakang berurusan dengan dapur dan simur.
Papah ajak selpi agar tidak bosan atau menangis,
Suasana sejuk, tapi masih membuat jagoan papah semangat. Hehehe
Kebahagiaan papah,
Papah selalu berdo'a kepada Robb, Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang.
Agar anak hamba menjadi anak yang sholeh, menjadi anak yang baik, menjadi anak yang pintar, anak yang berbakti kepada kedua orang tua, juga berbakti kepada bangsa dan negara. Aamiin....
Perkenankanlah do'a hamba ini....








No comments:
Post a Comment